Lukaku: Kini Setiap Laga adalah Final

Romelu Lukaku merupakan salah satu penyerang yang berbahaya pada Piala Eropa 2016. Ketika Lukaku berada di zona terbaiknya, sulit bagi siapa pun menghentikan ledakan sang penyerang tersebut.

Pria berusia 23 tahun itu punya mantra ketika latihan, Anda berlatih seperti saat pertandingan. Ia sadar bahwa talenta itu tak akan menunjang kariernya kecuali diimbangi dengan latihan serius.

Mantra itu membuatnya fokus ketika berlatih. Dampaknya terlihat dalam pertandingan. Lukaku menjadi pilihan utama Everton di klub dan kini menjadi andalan Belgia di lini depan.

Belgia kini punya Christian Benteke dan Michy Batshuayi plus Lukaku sebagai penyerang tengah. Ia enggan memberikan pemain lain kesempatan buat merebut posisinya itu melalui performa di atas lapangan. Berikut ini kutipan wawancaranya yang diambil dari beberapa sumber, termasuk Nike.com.

Belgia punya banyak penyerang bagus, tanggapan Anda?

Betul sekali. Di level timnas, setidaknya ada tiga pemain yang mengincar posisi Anda di tim. Jadi, lebih baik Anda menjadi pemain yang mencetak gol buat tim.

Apa yang masih menjadi kekurangan Anda?

Saya sangat cepat, tetapi saya harus lebih lincah. Saya harus bisa berganti arah lebih cepat danĀ  memperbaiki keseimbangan tubuh ketika sedang melepas tembakan.

Bagaimana cara supaya tetap menjadi pilihan utama, selain tentu saja mencetak lebih banyak gol?

Terkadang ketika rekan setim masuk ke ruang ganti, saya keluar buat berlatih sendiri di lapangan mungkin sekitar 45 menit. Setelahnya, saya berlatih di ruang kebugaran selama 45 menit lagi.

Apakah latihan itu tidak berlebihan?

Saya bekerja sebagai pesepak bola. Menjadi pemain pro adalah pekerjaan serius. Saya tidak menjadi pesepak bola buat mencari teman. Saya berbisnis. Setiap latihan yang saya lakukan punya alasan spesifik.

Segala pekerjaan itu saya lakukan agar bisa mendapatkan lima persen kemampuan ekstra ketimbang pemain lain.

Ada yang bilang Belgia bergantung pada kekuatan individual, bukan bergerak sebagai tim, tanggapan Anda?

Ada yang bilang begitu? Semua orang punya opini. Sebagai sebuah tim, kami memang harus terus berkembang dan kini ada di jalur yang tepat. Setiap laga kini adalah pertandingan final.

Bagaimana dengan target di Piala Eropa?

Secara personal, saya sepakat dengan mereka yang menyebut hasil selain semifinal merupakan sebuah kekecewaan.

 

Sumber; Kompas.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *